Terima Uang, Lalu Dikembalikan dan Menggugat

Terima Uang, Lalu Dikembalikan dan Menggugat Tim kuasa hukum Enin Swandari SH saat mendampingi Dr Aucky Hinting mengikuti persidangan. (foto: slamet)

Setelah terima uang ganti rugi, berubah pikiran, uang dikembalikan dan gugat Dr Aucky Hinting.

SURABAYA, kitanusantara – Gugatan antara Tomy Han sebagi penggugat dan Dr Aucky Hinting selaku tergugat kembali digelar  di Ruang Candra Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu, (11/10/2017). Dalam persidangan, Ening Swandari SH, selaku penasehat hukum Dr Aucky menghadirkan Ir Benyamin sebagai saksi fakta yang disertai pengajuan surat bukti tambahan berupa, surat perjanjian 7, 8 dan 9 serta surat T 17,18 dan 19.

Dalam keterangan yang disampaikan saksi di depan majelis hakin, saat itu, dia ditelepon Dr Maria guna dimintai tolong oleh Dr Aucky sebagai mediator, untuk membantu menyelesaikan permasalahan dengan seorang pasien yang bernama Tomy Han.

“Disepakati kalau pertemuannya di Klinik Ferina RS Siloam,” ujar saksi.

Keesokan hari, lanjut saksi, berlangsung pertemuan antara Dr Aucky, Tomy Han dan dirinya sebagai mediator agar terjadi kesepakatan antara mereka.

“Usai pertemuan itu, Tomy Han mengajak toko guna membahas lebih lanjut, sembari menunjukkan setumpuk kwitansi,” ujar saksi.

Dikatakan saksi, inti pertemuan tersebut, Tomy Han meminta uang pengobatan senilai Rp 98 juta agar diganti. “Total nilai pengobatan Rp 98 juta, juga termasuk kwitansi pengobatan ke dokter lain,” imbuh saksi.

Saksi melanjutkan, selang beberapa hari dia menghubungi Tomy Han dengan maksud memberikan surat kesepakatan damai terkait penggantian biaya pengobatan. “Surat sempat dibawa Tomy Han selama dua hari untuk koordinasi dengan istrinya,” ujar saksi.

Berikutnya, uang pengganti dan surat kesepakatan telah diterima dan ditandatangani Tomy Han dan istrinya. Setelah beberapa hari, tiba-tiba anak Tomy Han menderita sakit pada lambung. Atas kejadian itu, kembali Tomy Han meminta ganti rugi pada Dr Aucky Hinting. Namun Dr Aucky merasa keberatan atas permintaan Tomy Han.

Saksi juga menyatakan jika saat dia berada di Semarang Tomy Han memberi kabar kalau akan menghajar Dr Aucky.

Beberapa pertanyaan yang diajukan ke saksi oleh Penasehat Hukum Tomy Han, dijawab saksi bahwa dirinya tahu kalau sebelumnya Dr Aucky pernah dilaporkan ke Polda Jatim. Saksi mengira perkara terselesaikan karena kurang cukup bukti.

Dalam sidang, saksi pun mengakui bahwa dirinya mengetahui kalau uang yang diberikan Dr Aucky pada Tomy Han merupakan uang pengganti biaya pengobatan. Namun, tentang pengembalian uang oleh Tomy Han, dirinya tidak mengetahuinya, termasuk dilaporkannya Dr Aucky ke organisasi dokter.

“Saat proses mediasi hingga realisasi, semuanya atas permintaan yang terkait,” ujar saksi.

Sidang akan dilanjutkan lagi dua pekan mendatang, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli yang diajukan Ening Swandari kepada Majelis Hakim. (slamet)