Sensasi Pedas Cabe Tengger

Sensasi Pedas Cabe Tengger Vivi wisatawan asal Surabaya saat memilih cabe Tengger (foto: bowo)

PROBOLINGGO  – Semua pasti mengenal cabe alias lombok, tapi belum tentu semua suka. Cabe di sejumlah negeri di Benua Eropa hanyalah sebagai bumbu pelengkap masakan, berbeda dengan negeri kita ini. Masyarakat Indonesia menganggap cabe sudah menjadi kebutuhan pokok setiap masakan. Meski cabe mempunyai karakter spesial yang bisa membuat mulut tersiksa kepanasan karena rasa pedasnya.

Cabe punya beberapa jenis, antara lain cabe rawit dan cabe kriting. Jenis cabe-cabe tersebut sangat mudah kita jumpai di sekitar tempat tinggal kita. Namun berbeda dengan cabe yang satu ini, cabe khas pegununggan masyarakat Tengger Probolinggo ini, yang membuat sangat beda adalah bentukknya yang besar dan tekstur kulit tebal, menyerupai cabe paprika. Orang biasa menyebutnya dengan julukan cabe Tengger.

“Cabe ini mempunyai karakter kulit yang tebal, dan biji cabenya berwarna hitam. Selain itu tingkat kepedasan cabe Tengger dengan cabe yang biasa kita jumpai, sangat jauh lebih pedas cabe tengger dengan perbandingan 1: 10 menurut warga setempat sih, karena ini pertama kalinya saya beli,” ujar Vivi wisatawan Bromo asal Surabaya.

Ketika berkunjung ke Gunung Bromo tapi masih belum yakin kepedasan cabe Tengger, bisa membeli bakso yang banyak dijumpai di sekitar Gunung Bromo. Ini karena semua pedagang bakso disana, sambalnya menggunakan cabe Tengger. Untuk memastikan bahwa sambal itu menggunakan cabe Tengger bisa diamati dari banyaknya biji-biji hitam didalamnya.

Untuk membelinya buat buah tangan, wisatawan bisa menjumpai dan membelinya di sepanjang perjalanan di daerah wisata Gunung Bromo, tentu dengan harga terjangkau. (bowo widianto)