Djarot Berpeluang di Pilgub Jatim 2018

Djarot Berpeluang di Pilgub Jatim 2018 Djarot Saiful Hidayat.

JAKARTA, Kita Nusantara – Terbersit kabar Djarot Saiful Hidayat bakal maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2018 mendatang. Terlebih masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat sebentar lagi akan berakhir. Malah akhir pekan ini, Djarot – sapaan akrabnya – terpergok bertemu dengan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, dalam sebuah acara. Bagaimana reaksi PDI Perjuangan sebagai partainya Djarot?

"Gini lho, segala sesuatu masih dimungkinkan sampai kartu dikeluarkan dan dibuka. Jadi belajar politik itu ibarat belajar catur," ujar Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno kepada media, Senin (02/10/2017) kemarin.

"Jangankan Pak Djarot, Bill Clinton pun mungkin saja," candanya.

Jika Djarot maju sebagai cagub, ada kemungkinan PDI Perjuangan tak jadi mengusung Saifullah Yusuf alias Gus Ipul sebagai cagub. Hendrawan enggan berandai-andai karena masa pendaftaran cagub Jatim masih lama, yakni Januari 2018.

"Pokoknya untuk partai besar, itu yang sekarang dikerjakan komunikasi politik, membangun kesamaan pandangan. Terkadang minum kopi saja ada yang bilang sedang merancang sesuatu, padahal cuma minum kopi saja," imbuh anggota Komisi XI DPR ini.

Sebelumnya, Djarot dan Anas kedapatan sedang berbincang santai di Banyuwangi. Saat ditanya soal peluang maju dalam Pilgub Jatim, Djarot dan Anas ogah menanggapi hal tersebut.

"Saya ini ingin melihat destinasi wisata di Banyuwangi yang katanya indah. Dan memang saya ingin naik ke Ijen lihat blue fire," kilah Djarot di Banyuwangi, Minggu (1/10/2017) waktu itu. (cb)